13 Ribu Alumni Kampus Muhammadiyah di Sumbar Bersatu

oleh -3 views

Sebanyak 13 ribu alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) bergabung dalam wadah ikatan alumni.

Sekitar 13 ribu alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) resmi bergabung dalam satu wadah ikatan alumni. Kepengurusan yang dibentuk melalui muktamar alumni lintas fakultas beberapa waktu lalu akhirnya dilantik dan langsung menggelar rapat kerja di aula kampus UMSB Bukittinggi, Senin, 6 Juli 2020.

Kami ingin satukan pengurus alumni lintas fakultas. 13 ribu alumni banyak berkarya di berbagai bidang.

Ketua Umum Ikatan Alumni UMSB Syahrizal Dt Palang Gagah mengatakan, dengan dilantiknya pengurus maka jadilah wadah ini sebagai perkumpulan alumni tingkat universitas pertama. Selama ini, alumni hanya terkumpul di tingkat masing-masing fakultas.

“Terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung terbentuknya kepengurusan ikatan alumni ini. Ada beban berat yang harus dikerjakan segera. Terutama mewujudkan harapan yang ditumpangkan rektor dan DPW Muhammadiyah Sumbar,” katanya.

Sederet program juga telah disiapkan Syahrizal dan kawan-kawan. Program yang diprioritaskan antara lain mengkonsolidasi organisasi sehingga kuat dan menjadi pilar kejayaan UMSB.

“Kami ingin satukan pengurus alumni lintas fakultas. 13 ribu alumni banyak berkarya di berbagai bidang. Ini akan jadi kekuatan untuk kepentingan pendidikan UMSB,” tuturnya.

Syahrizal juga berjanji akan membantu mempromosikan kembali UMSB agar makin bersaing dengan perguruan tinggi lain baik swasta maupun negeri.

“UMSB harus memperlihatkan eksistensi, tidak lagi bicara kuantitas akan tetapi kekuatan kualitas alumni yang dilahirkan. Sebaran alumni diharapkan menjadi representasi semua disiplin ilmu,” tuturnya.

Rektor UMSB Riki Saputra menyebut kehadiran wadah ini angin segar bagi seluruh alumni UMSB. Begitu juga dengan mekanisme pembentukan kepengurusannya yang penuh kekeluargaan. Hal itu ditandai dengan dihelatnya acara pelantikan yang langsung diikuti agenda rapat kerja.

“Kekuatan 75 pengurus yang tersebar di berbagai lini sektoral, semoga mampu mendongkrak akselerasi kebangkitan UMSB,” katanya.

Riki meyakini, lahirnya wadah ikatan alumni dapat meningkatkan optimisme pengembangan kampus ke depan. Dalam hal pembangunan fisik, diakuinya telah banyak bantuan dana hibah mengalir dari alumni-alumni yang tersebar di pemerintah daerah maupun instansi lainnya.

“Dalam waktu dekat kami harapkan segera lahir program studi yang prospektif, yang digemari calon mahasiswa namun tetap mencetak intelektual. Pembentukan alumni tidak boleh seremonial dan parsial apalagi hanya ingin menyandang gelar prestisius. Alumni senior harus mampu membimbing alumni baru agar kian bersaing di dunia kerja,” katanya.