Akibat Corona, Bagi yang Hendak Menikah di Sumbar Wajibkan Akad Nikah di KUA

oleh -519 views
pic by detik.com

Pandemi virus corona telah mengubah beragam tatanan sosial di masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Bukan hanya soal kesehatan, ekonomi, sistem dunia kerja, tapi juga terkait kegiatan sakral, yakni pernikahan.

Selama pandemi corona virus disease (Covid-19), Kementerian Agama di Sumbar sudah membatasi pendaftaran akad nikah. Bagi yang sudah mendaftar, pelaksanaan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Orang atau tamu yang menghadiri dibatasi hanya 10 orang.

Bukan hanya itu, orang yang mengikuti prosesi akad nikah di KUA diharuskan mencuci tangan pakai sabun atau antiseptik, dan memakai masker. Bagi petugas pernikahan wajib menggunakan sarung tangan saat ijab qabul akad nikah. Upaya ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

“Kita sudah keluarkan surat edaran, agar pihak Kanwil Kemenag di kabupaten dan kota membatasi acara pernikahan,” kata Kakanwil Kemenag Sumbar, Hendri saat video conference dengan awak media di Padang, Kamis (9/4).

Dikatakan Hendri, pendaftaran akad nikah di Ranah Minang harus secara daring, dan jadwalnya sudah dibatasi. Kini bahkan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama di Sumbar, tidak lagi menerima pendaftaran akad nikah baru. Kecuali, bagi yang telah mendaftar pada Maret 2020 lalu.

Kendati demikian, petugas KUA tetap memberikan pelayanan konsultasi dan informasi secara online kepada seluruh masyarakat. Nara hubung petugas akan diberikan, agar layanan tetap bisa berjalan dengan baik. Pelayanan seperti ini terus dilakukan hingga masa tanggap corona berakhir.

“Bagi yang mendaftar online bisa simkah.kemenag.go.id, tapi sekarang dibatasi. Kita lakukan ini, untuk mencegah penyebaran virus corona yang begitu cepat di Sumbar,” ujar Hendri.

Terakhir, ia juga mengimbau agar masyarakat tidak menggelar resepsi pernikahan (baralek). Pasalnya, kegiatan keramaian seperti ini akan mendatangkan massa yang banyak, dan membuat kerumunan. Dikhawatirkan justru lebih banyak masyarakat yang akan terdampak corona nantinya