Aliansi Masyarakat Padang Geruduk DPRD Sulbar Tolak Tambang

oleh -3 views

Aliansi masyarakat Padang menggelar unjuk rasa di gedung DPRD Sulawesi Barat, Kamis (2/7).  Mereka menolak rencana tambang batu granit di atas gunung Anjoro Pitu, kelurahan Rimuku, kecamatan Mamuju, kabupaten Mamuju. Tambang seluas sekitar 4000 hektare lebih itu mengancam kehidupan masyarakat dalam kota Mamuju dan mata pencaharian mereka sebagai petani.

Aliansi Masyarakat Padang marah dan kesal karena PT Suryamica tiba-tiba ingin melakukan eksplorasi tambang di atas gunung Anjoro Pitu, tanpa ada kesepakatan dari penduduk yang bermukim di sana.

Salah seorang pengunjuk rasa Awal menyatakan menolak dengan tegas rencana tambang oleh PT Suryamica apapun bentuknya sebab akan mengancam jiwa masyarakat Mamuju khususnya dalam kota, karena lokasi berada di atas bukit anjoro Pitu.

Di lokasi rencana tambang juga terdapat sejumlah mata air dan kebun masyarakat Mamuju, yang menjadi sumber penghidupan. Dan di lokasi rencana tambang terdapat situs budaya yakni situs Kurungan Bassi. “Kamin aliansi masyarakat menolak dengan tegas tambang PT Suryamica,” tegas Awal.

Sementara itu seluruh pengunjuk rasa diterima langsung oleh ketua DPRD Sulbar dan jajarannya di rumah aspirasi juga dihadirkan pihak-pihak terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, dinas ESDM, dan PTSP provinsi Sulbar.

Di ruang Aspirasi Aliansi Masyarakat Padang sempat bersitegang dengan OPD terkait, karena statement mereka terkesan akan membenturkan Mmasyarakat dengan masyarakat, karena penyampaiannya dalam tahap sosialisasi ke dua telah ada perwakilan masyarakat yang hadir saat kegiatan sosialisasi soal tambang tersebut. Namun, itu dibantah langsung oleh masyarakat Padang.

“Mana masyarakat yang telah ikut sosialisasi, tunjukkan kepada kami, karena kami merasa tidak pernah ikut dan diwakili saat sosialisasi tersebut,” tanya salah seorang demonstran.

“Kami tidak muluk-muluk segala bentuk perizinan oleh PT Suryamica harus dihentikan sekarang juga,” teriak pendemo dalam ruangan aspirasi. Setelah berdebat panjang akhirnya DPRD dan OPD teknis diantaranya Dinas Lingkungan Hidup, dinas ESDM, dan PTSP Sulbar dengan Aliansi Masyarakat Padang sepakat menolak segala proses eksplorasi dan perijinan tambang oleh PT Suryamica dibuktikan dengan surat kesepakatan yang ditandatangani secara bersama.