Sekolah di Bukittinggi Akan Dibuka, Ribuan Guru Test Swab

oleh -11 views

Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah-sekolah di Kota Bukittinggi bakal kembali digelar. Demi memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Test Swab akan dilakukan kepada seluruh guru disana.

Kebijakan itu ditegaskan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias setelah selama tiga bulan seluruh siswa belajar secara online di rumah. Test Swab kepada seluruh Guru kata dia dilakukan mulai dari guru di tingkat PAUD hingga SLTA. Hal itu dilakukan untuk memastikan kesehatan tenaga pendidik, sejalan dengan standar kesehatan.

“Belajar kembali di sekolah tersebut, direncanakan akan berlangsung pada bulan Juli 2020 mendatang, mengingat pada bulan Juni 2020 nanti, Guru-guru akan disibukkan dengan kegiatan mengisi laporan naik kelas, kelulusan siswa tingkat akhir, serta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB),” jelasnya, Kamis (28/5/2020).

Meski demikian ditekankan Ramlan Nurmatias, khusus untuk siswa tingkat PAUD, Taman Kanak-kanak (TK), serta siswa kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar (SD), belum diizinkan untuk belajar di sekolah, mengingat mereka masih rentan terpapar Covid-19. Sedangkan siswa kelas 3 SD s/d kelas 6, SMP, dan SMA sekolah seperti biasa. Jumlah Guru yang akan di Swab lebih dari 2.000 orang.

“PBM nantinya juga dibagi dalam dua shift, yang masuk pagi belajar selama 3,5 jam, begitu juga yang masuk shift kedua juga 3,5 jam, dengan tidak ada jadwal untuk istirahat, jumlah siswa dalam lokal juga dibatasi maksimal 14 orang. Para orang tua yang mengantar jemput hanya bisa sampai gerbang sekolah, anak murid sebelum masuk lokal harus cuci tangan,” ulasnya.

Diingatkannya dalam pelaksanaan proses belajar mengajar nanti, tugas guru nantinya sambung Ramlan Nurmatias, mengabarkan kepada orang tua melalui WA bahwa pelajaran telah selesai, kemudian orang tua nanti juga mengabarkan kepada guru bahwa anaknya telah sampai di rumah. Guru juga akan memberi pendidikan siswa kenapa kemarin belajar dirumah disebabkan Covid-19, dan sekaligus memberi tahu bagaimana jara menghindari virus corona ini.

“Bagaimana jelasnya aturan yang akan dilaksanakan dalam Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah, akan diserahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama para Kepala

Sekolah, bagaimana baiknya penyelenggaraan pendidikan di Kota bukittinggi ini ke depan,” ungkapnya

sumber : rri.co.id